Header Ads

  • Breaking News

    Danpussenkav Kodiklat TNI AD Tutup Latihan Berkuda di Sumbawa

    Danpussenkav Kodiklatad  Brigjen TNI Ana Supriatna saat menutup Latihan Sekolah Berkuda Samawa Cendikia, Minggu,16 Februari 2020.

    Sumbawa - Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD (Danpussenkav Kodiklatad) Brigjen TNI Ana Supriatna, S.I.P., M.Si., M.Tr (Han) menutup Latihan Sekolah Berkuda Samawa Cendikia, Minggu, 16 Februari 2020. Didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc penutupan berlangsung di Komplek Sekolah Islam Terpadu Samawa Cendikia jalan Samota Desa Labuan Sumbawa.

    Ana Supriatna mengucapkan terimakasih kepada Gubernur NTB atas kepercayaan yang diberikan kepada Satuan Kavaleri untuk melatih para pelatih berkuda di sekolah berkuda. Menurutnya, manfaat kuda pada satuan Kavaleri adalah sebagai alat transportasi dalam medan perang yang mudah dilatih. Pihaknya pun sudah memiliki sekolah latihan kuda yang siap digunakan di medan perang.

    “Apa yang disampaikan oleh para pelatih agar dapat dikembangkan di sekolah. Kami terbuka jika ada yang ingin ditanyakan terkait masalah kuda,” tutup Danpussenkav Kodiklatad yang dilanjutkan dengan pernyataan penutupan latihan berkuda.

    Sebelumnya, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah  menjelaskan, kegiatan itu menurutnya bukan hal yang kebetulan. Sekolah berkuda dibangun di Sumbawa untuk melatih dan memberdayakan kuda pacu menjadi kuda tunggang.  “Alangkah baiknya jika kuda pacu yang sudah tua diberdayakan menjadi kuda tunggang sehingga bisa menjadi lebih bermanfaat, karena kuda merupakan binatang yang sangat unik,” ujar Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

    Selain itu Bang Zul juga berharap dengan hadirnya sekolah berkuda ini bisa digunakan sebagai ajang untuk rekreasi maupun mengasah bakat sehingga melahirkan atlet berkuda baik di level nasional dan bahkan internasional.

    “Semoga dengan adanya pelatih berkuda yang telah dilatih oleh Denkavkud ini bisa menjadi pelatih yang mumpuni di sekolah berkuda Samawa Cendekia,” pangkas Bang Zul.

    Pewarta:Bayu
    Editor:Bayu Adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad