Header Ads

  • Breaking News

    Polda NTB Tangkap 31 Tersangka Peredaran Narkoba

    Kabid Humas Polda NTB Artanto (kiri) bersama Direktur Resnarkoba Polda NTB Sudjarwoko menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari 31 tersangka, Selasa, 25 Februari 2020.


    Mataram - Polda NTB menangkap 31 orang terkait peredaran narkoba dengan total barang bukti 43,89 gram sabu dan enam butir ekstasi. Empat diantaranya bandar. Termasuk satu oknum perawat RS Mata Provinsi NTB. Penindakan tersebut meliputi Bulan Januari sampai pertengahan Februari ini.

    “Profesinya mulai dari yang PNS, karyawan swasta, buruh, dan ibu rumah tangga,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Selasa, 25 Februari 2020.

    Mereka ditangkap di kamar hotel, kawasan perumahan, dan kos-kosan. Rinciannya, para tersangka itu empat bandar, tiga kurir, 15 pengedar, dan sembilan penyalahguna. Barang bukti totalnya sabu seberat 43,89 gram dan ekstasi enam butir.

    Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan, para pedagang besar sabu juga diciduk. “Kita menangkap empat bandar. Mereka beroperasi terpisah di Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Timur,” sebutnya.

    Untuk tersangka kurir, mereka punya tugas mengantarkan sabu dari penjual ke pembeli. Misi pengantarannya jalan dengan upah antara Rp 50 ribu sampai Rp100 ribu.

    “Kalau barang 10 gram dia dapat Rp100 ribu. Kalau di bawah 5 gram, upahnya Rp 50 ribu,” imbuh dia. Untuk penyalahguna, yang paling tinggi ditemukan di wilayah Lombok Barat, Mataram, kemudian Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima.

    Salah satu penyalah guna yang diamankan yakni Alwi (31) seorang PNS pada RS Mata Provinsi NTB. Pria lulusan S1 Keperawatan ini ditangkap bersama dua orang lainnya, WN (25) dan MR (22) seorang perempuan.

    “PNS ini sudah dua tahun belakangan ini memakai sabu. Dia mendapatkan sabu dari keponakan, dari teman-temannya.Beliau beli eceran,” pungkasnya.

    Pewarta:Gery
    Editor:Bayu Adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad