Header Ads

  • Breaking News

    Atasi Kelangkaan, NTB Produksi 100 Ribu Masker

    Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc.

    Mataram - Ketersediaan masker di NTB masih sangat langka karena banyaknya masyarakat yang membutuhkan untuk melindungi diri dari  penyebaran virus Corona (Covid-19). Selain itu, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan juga masih kurang.

    Mengatasi kelangkaan masker dan APD, Pemprov telah mendorong Industri Kecil Menengah (IKM) atau Usaha Kecil Menengah (UKM) di NTB menjadikan hal itu peluang untuk memproduksi masker dan APD. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan UKM di NTB sudah mulai memproduksi sebanyak 100 ribu masker.

    ‘’Kita sudah produksi 100 ribu masker. UMKM kita sudah bikin 100 ribu masker,’’ sebut gubernur dikonfirmasi usai membuka kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Cakranegara Kota Mataram, Jumat, 27 Maret 2020 siang.

    Gubernur menanyakan secara langsung kapan pendistribusian masker produksi UKM NTB tersebut ke Kepala Dinas Perdagangan NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si yang hadir pada kegiatan tersebut. Pada kesempatan tersebut, Fathurrahman mengatakan, pendistribusian masker produksi UKM NTB itu akan mulai didistribusikan pekan depan.

    ‘’Didistribusikan minggu depan. Yang jelas kita bisa bikin sendiri,’’ kata gubernur.

    Selain masker, gubernur yang akrab disapa Dr. Zul ini mengatakan UKM NTB juga mampu APD untuk tenaga kesehatan yang menangani pasien Corona. Karena kalau menunggu pemesanan atau pembelian APD dari luar daerah, Pemprov menunggu cukup lama.

    ‘’Karena kalau menunggu dari luar, indennya terlampau lama. Jadi kita usahakan ada. Kita lihat spesifikasinya. Mudah-mudahan  bisa diproduksi,’’ katanya.

    Dr. Zul mengatakan, sudah menanyakan langsung ke Kepala Dinas Perindustrian. Bahwa UKM-UKM yang ada di NTB mampu memproduksi APD sesuai dengan spesifikasi atau standar-standar kesehatan.

    ‘’Karena kalau ditunggu dari luar, lama. Alhamdulillah UKM-UKM kita (sekarang) jadi sibuk. Dan kita berharap jangan sampai keasyikan bekerja. UKM juga harus  menjaga fisiknya,’’ katanya mengingatkan.

    Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si yang dikonfirmasi mengatakan bahwa ketersediaan masker dan APD memang sekarang langka di NTB. Namun, Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengantisipasinya.

    Sekarang, sedang diproduksi masker di dalam negeri yang dilakukan BUMN, PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) bekerjasama dengan Bulog. Mereka akan memproduksi sekitar 2 – 3 juta masker.

    ‘’Masker ini langka. Bukan karena penimbunan kalau kita di NTB. Sudah kita sidak memang tidak ada di tingkat distributor,’’ terangnya. Sembari menunggu pasokan masker dari luar daerah, IKM dan UKM NTB sedang diberdayakan oleh Dinas Perindustrian serta Dinas Koperasi dan UKM untuk memproduksi masker. ‘’Tentu masker yang diproduksi  disesuaikan dengan standarisasi  kesehatan yang ada,’’ tandasnya.


    Pewarta:Bayu
    Editor:Bayu Adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad