Header Ads

  • Breaking News

    Tiga Saksi Kasus Asrama Haji Diperiksa Penyidik

    Juru Bicara Kejati NTB,Dedi Irawan 

    Mataram - Setelah resmi ditingkatkan ke penyidikan, Kejaksaan Tinggi NTB mulai memanggil saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi Asrama Haji Embarkasi Lombok. Tiga orang dipanggil dan dimintai keterangan, Selasa, 3 Maret 2020.

    Ketika saksi diperiksa maraton sejak pagi hingga siang. Menurut Juru Bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH,  pemeriksaan saksi ini untuk pertama kalinya sejak kasus ini di penyidikan. Penyidik membutuhkan keterangan saksi untuk menguatkan bukti mengarah ke dugaan penyimpangan.

    ‘’Hari ini (kemarin), ada tiga saksi yang diperiksa. Memang, ini untuk pertama kalinya pemeriksaan sejak kasus ini naik ke tahap penyidikan,’’ ujarnya. Namun Dedi tak menyebut siapa saja saksi dan kapasitasnya pada UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok tersebut.

    Pemeriksaan masih akan terus berlanjut, karena menurutnya masih ada saksi-saksi penting lainnya belum dimintai keterangan di tingkat penyidikan. Terbuka kemungkinan mereka yang pernah diperiksa di tingkat penyelidikan, akan diperiksa lagi pada tahap penyidikan.

    ‘’Pasti nanti akan ada saksi-saksi lain, karena ini belum penetapan tersangka,’’ujarnya. Tidak menutup kemungkinan,  Kejati juga akan libatkan ahli untuk menilai kerugian negara. Namun belum dirinci, apakah pelibatan BPK atau BPKP.

    Sementara informasi diperoleh, saksi yang diperiksa kemarin tiga orang. Salah satunya bendahara pengeluaran UPT Asrama Haji Lombok, IJK. Saksi menjalani pemeriksaan hingga siang kemarin. IJK pernah diperiksa Februari lalu dalam kapasitas sebagai saksi tingkat penyelidikan.

    Ada tiga item indikasi penyimpangan yang di bidik penyidik sejak mendalami kasus ini Januari 2020 lalu. Item temuan pertama terkait dana rehabilitasi gedung bersumber dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), kedua dana pemeliharaan gedung dari sumber sama. Total anggarannya Rp7 miliar.  Item ketiga terkait dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mulai tahun 2017 hingga 2019. Terkait poin ketiga ini belum disimpulkan nilainya.

    Pewarta:Bayu
    Editor:Bayu Adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad